Desain Home Theatre

HOME TEATHER, home cinema atau bioskop di rumah memang menjadi pilihan sebagian keluarga.Sesuai  namanya alat elektronik yang biasanya berupa seperangkat televisi, DVD atau VCD, berikut sound system dan speaker ini memang mampu menimbulkan suasana menonton di rumah layaknya di bioskop.

Untuk membangun sebuah home theater, terlebih dahulu mempersiapkan sebuah ruangan. bisa menggunakan ruang keluarga (ruang terbuka) atau ruang Khusus (tertutup). Ruangan yang akan dijadikan home theater minimal mempunyai ukuran 4 x 3 meter. Kalau suara dari musik dan karaoke tidak kedengaran dari tetangga, pastikan anda mempunyai ruangan tertutup agar bisa dibuat kedap suara. Ruangan dibuat sedemikian rupa, pastikan mempunyai unsur untuk treatment dan insulation.

Biasanya, tahap pertama saat mengkontruksi muncul masalah strukural. Di tahap selanjutnya, cukup menyita perhatian karena beberapa sisi ruang perlu detail. Membuat Home Theater bukanlah pekerjaan mudah. Tetap saja nantinya Anda perlu orang lain, entah itu teknisi listrik, tukang kayu, desainer ruang dan video.

Pemberian warna-warna merah mencolok membuat konsep hometeatre di atas tampak tegas dan berkelas. Penempatan rona lampu dari langit-langit ruangan membuat suasana ruangan menjadi kelihatan impresif dan romantis.

 Adapun bahan-bahan yang digunakan pada fungsi tersebut, disarankan tidak mempunyai efek pada kesehatan, terutama pada pernafasan.

Konsep yang di tawarkan pada desain  di atas cenderung bernuansa klasik. Corak lengkung dan perputaran bentuk plavon yang di desain sedemikian rupa mempertegas penilaian ini.

Untuk perubahan Equipment yang dipakai, secepatnya anda menghubungi Consultan home theater anda agar ruangan dan equipment tetap sesuai.
Jangan salah dalam memilih Consultan, tanyakan bahan-bahan yang dipakai untuk membangun ruangan home theater anda, apakah baik untuk kesehatan?

Kualitas tampilan gambar yang relatif lebih jernih mendatangkan kepuasan tersendiri bagi orang yang menonton televisi. Ditambah efek suara yang dihasilkan memang relatif lebih baik, gema dan gaung begitu jelas. Bahkan untuk suara yang relatif kecilpun seperti suara desahan atau helaan napas tokoh dalam film terdengar dengan jelas. Sekiranya film perang, maka si penonton akan merasakan seakan-akan sedang berada di medan peperangan. Suasana romantis juga akan dirasakan sekiranya film bertema romantis yang diputar. Semua ini sangat mungkin terjadi alat yang memang menggunakan teknologi canggih ini.

Kalaupun lebih suka menyewa seorang desainer interior, perhatikanlah sisi estetika dan fungsi di tiap-tiap titik permukaan, mulai dari dinding ke dinding, langit-langit ke lantai, dengan memakai aneka tekstur dan bahan, mulai dari panel akustik, pengkarpetan, hingga ke aneka asesoris untuk penonton berfantasi, seperti bintang -bintang yang berkedip di langit-langkit ruang (ceiling). Semoga contoh di atas dapat memberikan inisiatif kepada anda saat anda ingin membuat Hometeatre Di rumah anda. Banyak konsep dan desain yang dapat anda terapkan. Kami akan berupaya membantu anda dalam menentukan pilihan.

Teks disajikan oleh:Alebet Sulistio//28-12-2011

One thought on “Desain Home Theatre

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>